Kumpulan Kalam Habib Umar bin Hafidz
Kumpulan Kalam Habib Umar bin Hafidz
Ilmu menyatakan perang terhadap pemuda yang sombong sebagaimana air memusuhi tempat yang tinggi.
Air akan selalu mengalir ke tempat rendah. Semakin rendah tempat itu, semakin banyak air yang tertampung.
Begitulah rahmat-rahmat batin mengalir ke hati-hati yang merendah kepada keagungan Allah.
"Sifat kikir tidak hanya merugikan orang lain, namun juga merusak kebersihan hati, menutup pintu rahmat, dan menjauhkan diri dari kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta'ala."
Ya Allah, sampaikan shalawat-Mu kepadanya (Rasulullah ﷺ), dan jadikanlah kami penolong agamanya,
yang bangkit dalam berkhidmah dalam agamanya dan syariatnya, dan termasuk orang-orang yang menyebarkannya dan menolongnya,
dengan rahmat-Mu, wahai Allah Yang Maha Pengasih.
Semoga hati Rasulullah ﷺ senantiasa mengasihi kita,
ruh Beliau ﷺ senantiasa memperhatikan kita, dan semoga Allah ﷻ menghimpunkan kita kelak dalam golongan Beliau ﷺ di hari kebangkitan.
Ya Allah, muliakanlah hati ini agar selalu bersama-Mu.
"Kunci agar selamat dunia dan akhirat, jangan pernah melihat dosa orang lain, lihatlah dosa sendiri.
Butakan matamu melihat aib orang lain.
Bukakan mata hatimu melihat aib sendiri. Jangan pernah merasa lebih baik dari orang lain agar kita sibuk memperbaiki diri sendiri."
"Tiada sebab Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberi pertolongan kepada hamba-Nya kecuali karena amal-amal yang ia lakukan."
"Jika kamu memiliki kejujuran di dalam keinginan mendekatkan diri kepada Allah, senang dalam menggapai ridha-Nya, masuk dalam golongan bersama para Auliya' dan menemani para Nabi-Nya, maka perhatikan selalu hatimu, lihat ke lintasan jiwamu dan hiasilah bathinmu."
"Seandainya hati seorang mukmin itu bersih, maka dia akan terus memperbanyak dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala."
"Tidak akan diketahui kualitas gaharu, kecuali setelah dibakar. Begitu juga iman, tidak akan diketahui, kecuali setelah menjalani ujian dan bagaimana menghadapinya."
"Akhirat dekat, Allah Subhanahu wa Ta'ala tempat kembali, maka takutku dari saat-saat yang digunakan maksiat membuat segala urusan atasmu semakin sulit dan berat khususnya ketika keluarnya ruhmu atau kehidupan setelah mati, maka gunakanlah waktu-waktumu dalam sesuatu yang dapat mendekatkan kamu kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala."
"Saat kau berbuat sesuatu, berbuatlah karena cinta, Sebab, dimensi cinta dapat menghapus kesan terpaksa dan memaksa dalam hatimu."
"Jangan remehkan amal yang tampak kecil, karena barangkali amal itu yang menjadi sebab keberuntunganmu di hadapan Allah."
"Di antara maksiat hati adalah kebencian kepada orang lain, saling mendengki satu sama lain dan memecahkan hubungan manusia satu dengan yang lain."
"Di antara macam-macamnya hawa nafsu, adalah orang yang selalu ingin berdebat dan merasa dirinya paling benar."
"Ketahuilah, bahwa cintanya Allah, Allah titipkan kepada Sesosok Manusia Mulia yang bernama Sayyidina Muhammad ﷺ."
"Dicintai oleh seseorang yang mencintai kita dengan segala kekurangan kita lebih berharga, daripada dicintai sepuluh orang karena kehebatan kita."
"Sesungguhnya masalah manusia terjadi karena kelalaian dan kebodohannya, dan tidak ada obat untuknya kecuali dengan cahaya ilmu dan dzikir. Ya Rabbana.. jadikanlah kami orang yang suka menuntuk ilmu & cinta pada pemilik ilmu"
"Tanda kerinduan kepada Rasulullah ﷺ yang sungguh-sungguh di dalam diri seseorang, ialah akan menjadikan dirinya benar-benar mengikuti Baginda Rasulullah ﷺ dan banyak bershalawat kepada Beliau ﷺ."
"Allah dapat menggantikan segala sesuatu akan tetapi segala sesuatu tidak dapat menggantikan Allah."
"Tak ada penyakit yang membunuh tubuhmu, lebih dari kesedihan dan pikiran yang berlebihan."
"Jika kau lihat seseorang jauh dari Tuhannya, jangan kau ejek dia. Allah lebih dekat kepada pendosa daripada orang-orang yang sombong."
"Bersedekahlah tiap hari meski sedikit, karena sedekah itu yang mendekatkan diri kita dengan Nabi Muhammad ﷺ di hari kiamat dan sedekah itu dapat mencegah dari berbagai bencana."
"Ya Allah, singkirkan dan usirlah dari kami, anak kami, dan keluarga kami panutan orang fasik, kafir, dan jahat. Jangan biarkan mereka tinggal di negeri kami."
"Adakalanya Allah mengujimu untuk memperlihatkan respon orang-orang yang berada di dekatmu, dan menunjukkan di antara mereka mana orang yang selalu ada untukmu."
"Sesakit apa pun raga ini, ketika aku munajat kepada Allah melalui wasilah kekasihnya Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam, maka itulah obat yang nyata bagi jiwa dan raga yang terluka. Akhirilah umur kami dengan iman."
"Umur panjang bukan untuk bermegah-megahan, akan tetapi umur panjang sebagai peringatan bahwa engkau diberikan peluang oleh Allah untuk menyesali segala dosa-dosa yang lalu."
"Indahnya hidup bukan dilihat dari seberapa banyak orang mengenalmu, akan tetapi lihatlah seberapa banyak orang bisa bahagia karena mengenalmu."
"Kemuliaan seseorang diukur dari bagaimana dia memperlakukan orang lain, bukan dari harta atau kedudukannya."
"Orang yang benar-benar ingin berkumpul dengan para Nabi, maka akan timbul di dalam hatinya pemikiran da'wah di setiap tempat sekalipun di dalam penjara."
"Jangan biarkan dirimu terpuruk oleh kesalahan dan dosa-dosamu. Tetaplah melangkah ke depan. Di hadapanmu ada tangga menuju Allah ﷻ. Menujulah kepada Allah ﷻ walaupun dalam keadaan terpincang-pincang."
"Ada kalanya Allah tidak membuat seseorang menjadi kaya karena Allah tahu orang itu akan menjadi sombong saat kaya. Karenanya perbaiki dulu hati kita sebelum kita meminta kaya."
"Auliya' itu seperti bunga-bunga. Berbeda-beda keindahan warnanya, berbeda-beda wanginya. Tetapi mereka semua datang dari tempat yang sama, yakni taman bunga Rasulullah ﷺ."
"Sifat kikir tidak hanya merugikan orang lain, namun juga merusak kebersihan hati, menutup pintu rahmat, dan menjauhkan diri dari kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta'ala."
"Orang beruntung tetapi memilih untuk merugi adalah orang yang Allah ﷻ beri kesempatan waktu dan lisannya tidak berhalawat atas Rasulullah SAW, tetapi lebih memilih untuk berkata yang sia-sia dan banyak tertawa."
"Hidupkanlah sunnah-sunnah Rasulullah ﷺ yang mulia. Hiasilah dirimu, keadaan rumahmu, keluargamu dan anak-anakmu dengan sunnah-sunnahnya (ﷺ). Hal ini adalah suatu perhiasan agung yang akan menetap dalam diri manusia selamanya."
"Tidak akan kau temukan di dunia ini seseorang yang lupa dan lalai dari Sang Pencipta, lalu ia merasakan ketenangan dalam hatinya. Sungguh kau tidak akan menemukannya, tetapi hati yang mengenal dan mengingat Allah, maka Allah akan mengingatnya serta Allah akan menurunkan ketenangan dalam hatinya."
"Jika kamu selalu ikhlas atas apa yang menjadi bagianmu, maka kamu akan hidup dalam kenikmatan, dan jika kamu tidak ikhlas, maka kamu akan hidup dalam kesedihan."
"Hakikat syukur itu mempergunakan segala kenikmatan sesuai dengan aturan Allah Sang Pemberi Nikmat."
"Ambillah sifat pemaaf sebagai akhlakmu, dan maafkan orang yang mendzalimi dan memperjahilkanmu."
"Tidak mungkin pandangan Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak sampai kepadamu, jika kamu bersholawat kepada Rasulullah SAW."
"Berapa banyak orang muslim yang dicatat mati dalam keadaan su'ul khotimah, karena cinta di dalam hatinya menyerupai orang fasik dan orang kafir."
"Seorang da'i atau guru yang ikhlas tidak akan memperdulikan berapa banyak orang yang hadir, meskipun yang hadir hanya satu orang ia tetap bersemangat untuk mengajar dan berdakwah, karena ia beramal karena Allah ﷻ bukan karena manusia."
"Betapa anehnya bumi, semuanya adalah pelajaran. Kukira tidak ada sejengkal tanah di muka bumi kecuali di situ ada ibrah (pelajaran) bagi orang yang berakal apabila mau mempelajarinya."
"Barang siapa mencari kedudukan di hati makhluk, dia akan hina di dalam pandangan Allah ﷻ, dan barang siapa menolak kedudukan di sisi para makhluk, maka kedudukannya agung di sisi Allah ﷻ."
"Mereka yang memusuhi diri sedang engkau dalam ketaatan, kelak suatu saat dia akan berusaha mendekatimu bagaimanapun tingkat kebenciannya di dunia ini.
Dan Mereka yang mencintaimu sedangkan engkau tengah didalami kemaksiatan maka kelak dia akan berusaha menjauhimu bagaimanapun tingkat kecintaannya kepadamu di dunia ini."
"Yang membuat hati bercahaya dan hidup yaitu bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ dan memperbanyak shalawat.
Jika keluar bershalawat dengan penuh cinta, penuh kerinduan, penuh pengagungan, maka kamu tidaklah tau betapa agungnya balasannya.
Jika satu shalawat yang datangnya dari Allah ﷻ bisa menjadikan hambanya bahagia dunia dan akhirat, maka ketahuilah, setiap satu shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ dibalas oleh Allah 10 shalawat."
"Seseorang yang bersungguh-sungguh dalam mencari Ridha Allah ﷻ, sangat ikhlas dalam beramal, dan memahami keagungan Allah ﷻ, ia tidak akan terpengaruh dengan celaan atau hinaan manusia, begitu juga dengan pujian, tidak akan berpengaruh sedikit pun kepada dirinya."
"Seseorang yang menjaga pandangannya, menjaga pendengarannya, menjaga lisannya dari hal buruk,
maka hal yang demikian itu adalah sebuah proses seseorang dalam berusaha untuk menjaga hatinya."
"Banyak mendengarkan hal yang tak ada manfaatnya dapat mengeraskan hati, dan tak ada yang dapat melunakkannya selain memperbanyak dzikir dan memperbanyak shalawat kepada Nabi Shalallahu alaihi wasallam."
"Bersungguh-sungguhlah kalian dalam mendekatkan diri kepada orang-orang sholeh,
karena sesungguhnya aku melihat di zaman ini kebanyakan penduduknya dalam keadaan malas dan lupa akan urusan akhirat."
"Tiada sebab Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberi pertolongan kepada hamba-Nya kecuali karena amal-amal yang ia lakukan."
"Lalainya orang tua atas anak-anaknya yang bersama handphone atau bersama teman-teman yang tidak baik, merupakan pintu terbukanya suatu keburukan."
"Orang-orang yang suci hatinya dari umat ini adalah mereka yang pada muslim lainnya selamat dari lisannya, tangannya bahkan dari prasangkanya."
"Jika kamu selalu ikhlas atas apa yang menjadi bagianmu, maka kamu akan hidup dalam kenikmatan, dan jika kamu tidak ikhlas, maka kamu akan hidup dalam kesedihan."
"Ya Allah, sejatinya kami hamba yang tak pantas, tetapi Engkaulah Yang Maha Baik dan Yang Mencurahi kami pemberian-Mu,
hingga kau tempatkan kami di posisi ini untuk memohon dan berdoa kepada-Mu, maka sempurnalah nikmat-Mu atas kami."
"Bila dirimu sulit mengamalkan seluruh Sunnah, maka pilihlah satu Sunnah yang mudah bagimu,
lalu istiqomahlah dalam mengerjakannya sebagai wujud cintamu pada Baginda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam."
"Tujuan terbaik yang harus dicapai dalam kehidupan dunia ini adalah mendekatkan diri kepada Allah,
mencintai dan dicintai Allah, serta diridhai Allah."
"Manusia ketika berdoa begitu yakin bahwa Allah Maha Mendengar, tetapi ketika bermaksiat seakan lupa bahwa Allah Maha Melihat."
"Siapa yang tak punya ketenangan dengan ketaatan, bagaimana bisa ia tenang dengan yang ditaati (Allah) ﷻ? Dan siapa yang tak mempunyai ketenangan dengan ibadah, bagaimana dia bisa tenang kepada yang disembah (Allah ﷻ)?"
"Barang siapa yang menginginkan dari dunia ini lebih dari yang dia perlukan, maka dunia dan seisinya tak akan cukup baginya.
Dan barang siapa yang menginginkan dari dunia sekadar yang dia perlukan, maka sedikit dari dunia ini mencukupinya."
"Shalawat adalah istighfarmu. Shalawat adalah dzikirmu. Shalawat adalah doamu. Shalawat adalah kunci pembuka segala rahasia."
"Jika engkau benar-benar sadar bahwa engkau sedang diperhatikan oleh Allah, niscaya engkau akan tersadar dari kealpaan,
dan hatimu akan mulai mengingat Allah Subhanahu Wa Ta'ala."
"Basahilah selalu lisanmu dengan shalawat.
Sebab, siapa yang paling banyak bershalawat, dialah yang akan paling dekat kedudukannya dengan Nabi Muhammad ﷺ."
"Seseorang yang wafat dan meninggalkan anak-anak yang Shaleh akan menerima pahala atas kebaikan anak-anaknya."
"Nabi kalian, Nabi Muhammad ﷺ adalah puncak daripada ketampanan,
di dalam keagungan, di dalam keluruhan, di dalam budi perkerti Beliau ﷺ.
Apabila arwah kita rindu akan sesuatu, jangan rindu kepada apapun juga kecuali rindu kepada Nabi Muhammad ﷺ."
"Para remaja pada zaman ini, andai mereka mendapat setetes rasa cinta kepada Allah, sudah cukup untuk menyelamatkan mereka dari segala keburukan, kejahatan syaitan dan nafsu mereka."
"Tidak ada seorang pun yang hidup di dunia ini, kecuai ia akan merasakan kebahagiaan dan kesedihan. Meskipun begitu, bersyukurlah ketika bahagia dan bersabarlah ketika kalian dilanda kesedihan."
"Setiap manis dan pahitnya takdir pasti akan berlalu dan terlupakan.
Pada akhirnya, yang tersisa hanyalah pahala atas kesabaran dan keridhaan kita, atau dosa akibat ketidaksabaran yang terukir di lembaran amal."
"Jagalah anggota tubuh kita dari bermaksiat kepada-Nya. Yang awalnya lisan kita mahir menggunjing, jadikan lisan kita mahir berdzikir.
Mata telinga, hidung, perut, kemaluan, dan kaki, jangan biarkan mereka tergelincir ke neraka, karena kita yang tidak menjaganya."
"Wahai orang-orang beriman, Carilah hakikat ketakwaan, dan pondasi dari hakikat takwa adalah "Rasa Takut."
Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman: "Dan takutlah kepada-Ku jika kalian beriman." Dan takutmu kepada Allah akan memberi keamanan bagimu di dunia maupun akhirat."
"Berteman dengan orang yang baik akan menambah semangat untuk berbuat baik dan menambah kekuatan keyakinan.
Pilih teman seumur hidupmu yang baik, karena orang baik tidak akan mengakui bahwa dia orang baik.
Jalan lurus belum tentu tidak ada rintangan. Ketika rintangan itu kita nikmati, maka tidak ada lagi rintangan di setiap perjalanan."
"Sebesar-besarnya perhatianmu kepada Allah di dunia, kelak akan sebesar itu pula kenikmatanmu di akhirat.
Dan seberapa besar kau memikirkan dengan selain-Nya, akan berkurang pula sebesar itu kebahagiaanmu di akhirat.
Maka dirimu, jika di dunia ini berhasil terlepas dari jeratan ambisi dan hawa nafsu karena mementingkan Allah dan merasa tenang dengan-Nya,
Niscaya kenikmatan dan kebahagiaanmu akan besar di akhirat kelak."
"Jika engkau lebih mengutamakan kepentingan Agama Allah ﷻ daripada kepentingan yang lain,
Maka Allah ﷻ akan menjauhkan perkara yang tidak penting darimu dan Dialah yang akan mengurus semua perkaramu dan kebutuhanmu."
Wahai yang membolak balikkan hati dan pandangan, teguhkanlah hati kami di atas agama-Mu.
Karuniakanlah kepada kami dan yang mendengar untuk merasakan senantiasa bersama-Mu.
Ibnu Mas‘ud berkata: “Betapa indahnya dua perkara yang sering dibenci manusia: kematian dan kefakiran.
Demi Allah, keduanya adalah kenikmatan.
Aku tidak peduli di antara keduanya mana yang aku alami, karena keduanya adalah ujian dari Allah.
Jika aku kaya, maka itu adalah rahmat Allah.
Jika aku miskin, maka di dalamnya ada kesabaran.
Basahilah selalu lisanmu dengan shalawat.
Sebab, siapa yang paling banyak bershalawat, dialah yang akan paling dekat kedudukannya dengan Nabi Muhammad ﷺ.
“Aku tidak pernah berharap keadaan lain selain apa yang telah Allah tetapkan untukku.”
“Ya Allah, ampunilah kami dengan sebaik-baik ampunan, dengan ampunan yang luas, ampunan yang sempurna, dan ampunan yang agung.
Wahai Dzat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dengan rahmat-Mu wahai sebaik-baik pemberi rahmat.”
Habib Umar bin Hafidz
Join Free Grup WhatsApp
" Kalam Al Habib Umar bin Hafidz "
Konfirmasi lewat WhatsApp : 0895-0114-5489
بَارَكَ اللهُ فِيْكُمْ
Baca juga :
Sebelum Tesis Kiai Imad menyerang - Ust. Ismael Al Kholilie
Ketika Orang Afrika masuk Islam hanya karena memandang Habib Umar
Jangan Menjadi Pendendam, Maafkan Orang Yang Meminta Maaf Padamu
Ijazah Dzikir Yang Menyamai 72.000 Kali Bacaan Tahlil
Tiga Hal Mengerikan yang Telah Dilewati oleh Orang yang Wafat
6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL KEBAIKAN
Pesan Habib Umar bin Hafidz di Haul Solo - Podcast Deddy Corbuzier
Melatih Anak agar Berpikir Cerdas
Ijazah Dzikir Yang Menyamai 72.000 Kali Bacaan Tahlil
Jangan Menjadi Pendendam, Maafkan Orang Yang Meminta Maaf Padamu
Etika-etika dalam berbicara yang harus diperhatikan
Membedah Kitab terbaru Kiai Imad - Ust. Ismael Al Kholilie
Niat Nikah dan Anjuran menikah dan berketurunan
Sejarah uang kertas ternyata cukup panjang
Subscribe Channel YouTube Resmi Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Barabai - Balangan
Follow Instagram :
@232nmtv @alwafa_id @habibomarcom @majelis_almuwasholah @ismaelalkholilie @ibrahim.alkhalilie
