Catatan Pengajian Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Balangan Malam Rabu, 14 April 2026

Catatan Pengajian Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Balangan Malam Rabu, 14 April 2026

Catatan Pengajian Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Balangan Malam Rabu, 14 April 2026 - Guru Bakhiet

Al-Hamdulillah, setelah sekian lama majelis kita libur, pada malam hari ini kita berkumpul kembali (Malam Rabu, 14 April 2026), bersama menyelami Samudra Ma'rifatullah & Hakikat di bawah bimbingan Syekh Murobbi kita, Abah Guru Kita *KH. Muhammad Bakhiet A.M*

*** Sedikit catatan yang berhasil saya tangkap (Bit-Taufikillah) pada malam hari ini : Rasulullah SWA bersabda: "Sesunggguhnya hamba (yang dimaksud dengan hamba di sini adalah orang-orang yang beriman, orang-orang yang percaya islam) sungguh dia beramal amalan-amalan yang baik, (seorang hamba beramal amalan yang wajib-wajib, yang sunat-sunat) maka malaikat itu mencatat apa yang dia dapat, apa yang dia dengar, dari seorang hamba dicatat, sedikit pun tidak ada yang kurang dan tidak ada yang lebih

Sembahyang subuh dua rakaat kah labih kah bezakat beamal apa kah dicatat oleh malaikat Malaikat itu tugasnya ada yang membawa naik amal kita sahari sekali, seminggu sekali, setahun sekali Dan sebelum naik amal kita itu diuji, diteliti Dia serahkan kepada Allah SWT ini amalan si anu ini amalan si anu

Allah berfirman: "Periksa, ada lembaran-lembaran, ini buang jar tuhan, Dia tidak menghendaki dengan amalan-amalan yang disuruh itu karena amalan itu tidak karena Allah

Para ulama mengajarkan kalau kita membaca hadits-hadits seperti ini bukan sekedar mendengar tapi diperiksa pada diri sendiri ada kah disitu yang pacang dibuang Allah SWT, jadi periksai sebelum Allah yang memeriksanya

Bersedekah ini nah kita periksai kalo kada bujur, kenapa? Di tengah orang banyak besedakah handak minta puji, parai dah ini jangan berharap pahala

Amalan apa pun yang tidak karna Allah akan dibuang Kalau kita kada memeriksa itu kita kada tahu, memeriksa amal itu ibadah kalo pang sia-sia_kada, memeriksa ini ibadah, bepahala. Kayapa sembahyang subuhku, kayapa sembahyang zuhurku apakah bujur-bujur karna Allah, bila ada karna yang lain ditolak oleh Allah SWT

Sahari kita periksai, ini gawian kita kada kawa kada teliti, jangan malaikat yang meneliti, memeriksa karna bila malaikat yang memeriksanya baku kada pacang mengurangi melebihi

Sebelum malaikat yang memeriksa amal kita ini nah, sebelum Allah yang memeriksa bila kada bujur dibuang, lebih baik kita dulu yang memeriksa

Kita memeriksai ini untungnya satu kita dapat pahala, dua kita periksa apabila ada salah kita tobat jadi pahala

Kita mehutangi orang dicatat, diperiksai catatannya tapi kenapa kita kada memeriksai amal ibadah kita

Tuha anum, guru kah, ustadz kah kadada jaminan bersih, perlu memeriksai jua

Jadi Allah taala tegas, buang yang ini nah buang lembaran ini, padahal sembahyangnya bagus puasanya bagus tapi karna bukan karna Allah Dalam setiap kitab dalam setiap bab dalam kitab kalau tobat pasti lawan ikhlas

Tobat + ikhlas, kalau tobat tanpa ikhlas papalalu Allah tegas, buang kertas ini karna bukan karna aku

Kemudian Allah memanggil malaikat, ujar Tuhan tulis, ikam catatan banyak yang taliung, malaikat hanya menulis apa yang terlihatnya, bila kadada malihat kada ditulisnya, sedangkan Allah Maha Melihat

Ujar malaikat inya kada ada melakukan ini, kenapa maka ditulis?

Ujar Tuhan bujur ai inya kada melakukan tapi dia meniatkan Bujur ai inya kadada besedakah tapi inya meniatkan

Kita disuruh meniatkan sebanyak-banyaknya dengan sebaik-baiknya Asal jangan bedusta haja, sekali bedusta kada dipercaya Tuhan lagi HR. Imam Abu Daut . Kualitas hadist ini adalah hasan

Di dalam hadits ini mengajarkan kepada kita : # Satu setiap kali kita beribadah kepada Allah kita pastikan dulu "Lillahi taala", bila kada lilahi taala pang? setan manang, apabila ada gelitik di hati kita "aku rasa kada ikhlas" barti bila ikam kada kawa mangarasi "Lilllahi taala" barti ikam kalah lawan setan, karasi haja kesampingkan bisikan setan karasi haja "Lillahi taala"

# Yang kedua tanamkan niat-niat yang baik Allah taala berfirman: "Barang siapa yang menghendaki dengan satu ibadah menghendaki dunia dengan ibadahnya, (bersediakah ingin dipuji orang/menghendaki dipuji orang), ...*

Yang Allah kada katuju ibadah kepada Allah diniatkan untuk mendapatkan dunia

Kalau kita beribadah tujuan kita adalah dunia maka disegerakan dunia tapi sesuai kehendak kami, bisa separu, bisa orang kada seberapa memuji. Ada jua yang tidak dikehendaki, kada dipuji orang. Besedakah supaya dipuji orang tapi kadada yang memujinya Di akhirat dia masuk ke neraka jahanam dalam keadaan tercela

Ini ayat peringatan bagi kita bila beribadah ...

Beribadah untuk banyak duit, dosa pasti ada karna dia gunakan ibadah untuk banyak duit

Ini firman Allah mengingatkan kepada kita agar kita beribadah merasa ikhlas

Beramal, sembahyang puasa naik haja umrah hati-hati periksa bujur-bujur bulik membawa pahala kah membawa dosa kah

Zakat, atau amal-amal yang lain "lillahi taala"

Makanya ulama-ulama kitab hati-hati dengan niat ini

Jika tidak "lillah" baik lillahi taala atau lillahi taala lighairi (karna Allah iya jua karna yang lain iya jua) dia berdosa dan dia masuk neraka jahanam

Ini Al-Quran menyatakan demikian Suatu anugerah yang besar diberi kesempatan, diberi pengetahuan, diberi kesempatan ingat seperti ini, Pengajian yang kita baca ini mungkin sudah puluhan kali diulang

Dalam kitab-kitab selalu ada ini, berarti ini penting Imam nawawi, imam ahmad dalam hikam ibnu atha illah amal itu kaya patung, supaya kita ikhlas, kita kada ada ikhlas itu kaya patung, kada ada nilainya amal kita kaya patung

Hadist Rasulullah sering kita dengar untuk mengingatkan kita sebuah hadits yang shaheh ujar Nabi kita yang namanya syirik itu lebih sangar dari pada jalannya semut yang perlahan

Ria itu lebih sunyi dari jalan semut yang perlahan

Nabi bersumpah "Demi Tuhan yang diriku dalam kekuasaanNya yang namanya sirik itu lebih sangar dari jalannya semut yang perlahan

Mau kah kam kupadahkan jar Nabi bila kam hakun membaca ini


اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لا أَعْلَمُ

Bila meamalkan ini maka yang namanya riya itu Allah kikis dari hati kita Lawan siapa Nabi kita bepandir? Lawan Abu Bakr As-Sidik

Suksesnya suatu amalan tergantung ketebalan hati kita, ada yang 5 kali haja berhasil, ada yang bertahun-tahun Kita 10 tahun belum tentu tembus

Amalan yang disampaikan Nabi semua terjadi

Ujar Nabi baca ini datangan duit Kita amalakan kada datang duit, belum lagi, hati kita berkarat

Kita amalkan amaliah yang diajarkan Nabi pasti terjadi hanya saja sabar, ada yang 10 tahun ada yang lebih tapi pasti terjadi, laksanakan aja pasti terjadi Atau diganti Allah di surga

Amalan yang disampaikan Nabi apalagi hadist yang shaheh laksanakan haja pasti terjadi asal sabar Kadada ruginya meamalkan yang jar Nabi, pasti kabul, atau bisa jua kaina, bisa juga digantikan Allah dengan surga natinya

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لا أَعْلَمُ

Juga perlu membaca Rabbighfirli tub alaya wa anta tawaburrahim x100

Ya Allah ampuni Ulun terima tobat Ulun Baca sekali duduk asa kalawasan dikridit kada papa 20 20 kah habis sembahyang Mudahan Allah memberikan kita Taufik untuk mengamalkan ini 🤲

*** Majelis Ta'lim Nurul Muhibbien - Balangan Malam Rabu, 14 April 2026 (Sugian Ilmi - Panglima Balai - Admin Grup WhatsApp Ceramah Ayahanda Guru KH. MUHAMMAD BAKHIET A.M. ke 2)

Baca juga :

Sebelum Tesis Kiai Imad menyerang - Ust. Ismael Al Kholilie


Ketika Orang Afrika masuk Islam hanya karena memandang Habib Umar


Jangan Menjadi Pendendam, Maafkan Orang Yang Meminta Maaf Padamu


Ijazah Dzikir Yang Menyamai 72.000 Kali Bacaan Tahlil


Tiga Hal Mengerikan yang Telah Dilewati oleh Orang yang Wafat


6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL KEBAIKAN


Kumpulan Kalam Habib Umar bin Hafidz


Pesan Habib Umar bin Hafidz di Haul Solo - Podcast Deddy Corbuzier


Melatih Anak agar Berpikir Cerdas


Ijazah Dzikir Yang Menyamai 72.000 Kali Bacaan Tahlil


Jangan terlalu mudah menilai seseorang (Belajar dari Kisah Syaikh Buthi dan Syaikh Musthafa As-siba'i)


Keutamaan Sholawat


Jangan Menjadi Pendendam, Maafkan Orang Yang Meminta Maaf Padamu


Etika-etika dalam berbicara yang harus diperhatikan


Membedah Kitab terbaru Kiai Imad - Ust. Ismael Al Kholilie


Tingkatan Dunia


Niat Nikah dan Anjuran menikah dan berketurunan


Sejarah uang kertas ternyata cukup panjang

Subscribe Channel Resmi Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Barabai - Balangan

Follow Instagram :

@232nmtv @alwafa_id @habibomarcom @majelis_almuwasholah @ismaelalkholilie @ibrahim.alkhalilie

Postingan Sebelumnya
Tidak ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url
Lihat koleksi produk kami di Shopee.
Lihat Produk