Catatan Pengajian Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Barabai Malam Selasa, 15 Juni 2026

Catatan Pengajian Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Barabai Malam Selasa, 15 Juni 2026

K.H. Muhammad Bakhiet - Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Barabai - Balangan

K.H. Muhammad Bakhiet - Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Barabai - Balangan

Kajian kitab Riyadhus Shalihin

Bab 47: Tanda-Tanda Cinta Allah kepada Seorang Hamba

Malam ini, 1 Muharram 1448 H, kita mengkaji Bab ke-47 dalam Kitab Riyadhus Shalihin, yaitu tentang tanda-tanda cinta Allah kepada seorang hamba, dorongan untuk berakhlak dengan tanda-tanda tersebut, serta berusaha mendatangkan sebab-sebab agar Allah mencintai kita.

Cinta Allah kepada Kita dan Cinta Kita kepada Allah Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan cinta Allah kepada hamba-Nya adalah:

Kehendak Allah untuk menyampaikan kebaikan kepada hamba, mendekatkannya kepada Allah, memberikan hidayah untuk taat kepada-Nya, serta memberikan taufik dan kemudahan dalam segala urusannya.

Tanda cinta Allah kepada seorang hamba:

1. Allah menghendaki kebaikan bagi dirinya.

2. Allah mendekatkannya kepada-Nya.

3. Allah memberikan hidayah dan taufik untuk beribadah.

4. Allah memudahkan segala urusannya.

Adapun cinta kita kepada Allah adalah kecenderungan hati kepada Allah dan gerakan anggota badan menuju ketaatan kepada-Nya.

Jika gerak hidup kita lebih banyak untuk dunia, maka itu tanda cinta kepada dunia. Namun jika hati dan amal kita banyak tertuju kepada Allah, maka itulah cinta kepada Allah.

Hendaknya kita mengoreksi diri:

Berapa banyak kita berdzikir kepada Allah?

Berapa banyak kita bertasbih?

Berapa banyak kita membaca Al-Qur'an?

Apakah dalam sehari hati kita lebih banyak condong kepada Allah atau justru kepada selain-Nya? Rasulullah ﷺ bersabda:

اَلْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ

Artinya: "Seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya."

Jika seseorang mencintai Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang saleh, maka ketika meninggal dunia ia akan dikumpulkan bersama mereka.

Jika Allah mencintai seorang hamba, maka Allah akan memudahkan dirinya dalam berbuat kebaikan dan ketaatan.

Sedangkan cinta seorang hamba kepada Allah adalah kecenderungan hatinya kepada Allah. Firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 31

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: "Katakanlah (wahai Muhammad), jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Ali Imran: 31)

Dalam ayat ini terdapat dua perkara:

1. Cinta kepada Allah

إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ

"Jika kalian mencintai Allah." . Yakni apabila hati kita memihak kepada Allah, condong kepada Allah, dan selalu mengingat Allah.

2. Mengikuti Rasulullah ﷺ

فَاتَّبِعُونِي

"Maka ikutilah aku."

Yakni mengikuti Nabi ﷺ dalam seluruh aspek kehidupan: Cara shalat beliau, cara berzakat, cara berhaji dan berumrah, cara berbakti kepada kedua orang tua dan cara beliau bermuamalah dan beribadah. Karena Nabi ﷺ adalah manusia yang paling mencintai Allah.

Jika seseorang benar-benar mencintai Allah dan mengikuti Rasulullah ﷺ, maka Allah akan mencintainya dan mengampuni dosa-dosanya. Doa Memohon Cinta Allah Doa yang diajarkan Nabi Dawud عليه السلام dan diakui oleh Rasulullah ﷺ:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَالْعَمَلَ الَّذِي يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ، اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي وَأَهْلِي وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon cinta-Mu, cinta orang-orang yang mencintai-Mu, dan amal yang dapat menyampaikanku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta kepada-Mu lebih aku cintai daripada diriku sendiri, keluargaku, dan air yang dingin."

Hendaknya kita memohon kepada Allah agar cinta kepada-Nya melebihi cinta kepada diri sendiri, keluarga, anak, maupun pasangan hidup. Dan hendaknya kita tidak mencintai orang-orang yang memusuhi Allah karena permusuhan mereka terhadap agama-Nya.

Firman Allah tentang Kaum yang Dicintai-Nya

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kalian yang murtad dari agamanya, maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai Allah." (QS. Al-Ma'idah: 54)

Berhubungan bisnis dengan nonmuslim atau bertetangga dengan mereka diperbolehkan dalam Islam. Namun seorang mukmin tidak boleh menjadikan kekafiran mereka sebagai sesuatu yang dicintai atau diridhai.

Pentingnya Mengukur Kadar Cinta kepada Allah

Ketaatan seseorang sangat bergantung pada kadar cintanya kepada Allah. Karena itu setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, perlu mengoreksi dirinya: Seberapa besar cinta kita kepada Allah? Cinta kepada Allah hukumnya wajib. Adapun kadar dan tingkatannya berbeda-beda pada setiap orang.

Hadis Pertama dalam Bab Ini Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ meriwayatkan dari Allah Ta'ala (Hadis Qudsi):

مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ

Artinya: "Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka Aku umumkan perang terhadapnya."

Siapa wali Allah? Secara umum mereka adalah orang-orang yang beriman dan taat kepada Allah.

Jika seseorang memusuhi mereka karena keimanan dan ketaatannya kepada Allah, maka Allah menyatakan perang terhadap orang tersebut. Kemudian Allah berfirman:

وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُهُ عَلَيْهِ

Artinya: "Tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada apa yang telah Aku wajibkan atasnya."

Ibadah yang paling dicintai Allah adalah ibadah wajib atau fardu.

Maka tidak benar seseorang meninggalkan kewajiban lalu sibuk dengan amalan-amalan sunnah. Selanjutnya Allah berfirman:

وَلَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ

Artinya: "Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya."

Apabila seorang hamba telah melaksanakan kewajiban dan memperbanyak amalan sunnah, maka Allah akan mencintainya. Kemudian Allah berfirman:

فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا

Artinya: "Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan menjaga pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, tangannya yang ia gunakan untuk bertindak, dan kakinya yang ia gunakan untuk berjalan."

Yakni Allah menjaga dirinya dari maksiat, dari perkara haram, sia-sia, dan yang tidak bermanfaat.

Lalu Allah berfirman:

وَإِنْ سَأَلَنِي لَأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِي لَأُعِيذَنَّهُ

Artinya: "Jika ia meminta kepada-Ku, pasti Aku beri. Dan jika ia memohon perlindungan kepada-Ku, pasti Aku lindungi." (HR. Bukhari)

Cara Mendapatkan Cinta Allah, diantaranya:

1. Jangan meninggalkan yang fardu.

2. Perbanyak amalan sunnah.

Inilah modal kebahagiaan dunia dan akhirat.

Selama belum mendapatkan cinta Allah, sangat baik untuk terus membaca doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَالْعَمَلَ الَّذِي يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ، اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي وَأَهْلِي وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon cinta-Mu, cinta orang-orang yang mencintai-Mu, dan amal yang dapat menyampaikanku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta kepada-Mu lebih aku cintai daripada diriku sendiri, keluargaku, dan air yang dingin."

Hadis Kedua dalam Bab Ini Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ: إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحْبِبْهُ

Artinya: "Sesungguhnya apabila Allah mencintai seorang hamba, Allah memanggil Jibril: 'Sesungguhnya Allah mencintai si fulan, maka cintailah dia.'"

Maka Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril menyeru penghuni langit:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ

Artinya: "Sesungguhnya Allah mencintai si fulan, maka cintailah dia."

Maka seluruh penghuni langit mencintainya. Allah mencintai hamba-Nya dengan memberikan rahmat. Adapun para malaikat mencintai seorang hamba dengan mendoakannya, dan doa malaikat adalah doa yang mustajab.

Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda:

ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ

Artinya: "Kemudian diletakkan baginya penerimaan di muka bumi."

Yakni apabila ia berbicara, nasihatnya diterima; apabila berpendapat, pendapatnya dihargai; dan keberadaannya dicintai oleh manusia karena Allah telah menanamkan kecintaan kepadanya di muka bumi.

(HR. Bukhari dan Muslim)

والله أعلم بصواب

Mohon maaf atas segala bentuk ketidaksempurnaan dalam merangkai kata dan menyampaikan isi dari catatan ini. Mudah-mudahan ada manfaatnya. ✍️@ibnathalib_

Baca juga :

Catatan Pengajian Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Balangan Malam Rabu, 9 Juni 2026


Catatan Pengajian Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Balangan Malam Rabu, 19 Mei 2026


Catatan Pengajian Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Balangan Malam Rabu, 12 Mei 2026


Sebelum Tesis Kiai Imad menyerang - Ust. Ismael Al Kholilie


Ketika Orang Afrika masuk Islam hanya karena memandang Habib Umar


Jangan Menjadi Pendendam, Maafkan Orang Yang Meminta Maaf Padamu


Ijazah Dzikir Yang Menyamai 72.000 Kali Bacaan Tahlil


Tiga Hal Mengerikan yang Telah Dilewati oleh Orang yang Wafat


6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL KEBAIKAN


Kumpulan Kalam Habib Umar bin Hafidz


Pesan Habib Umar bin Hafidz di Haul Solo - Podcast Deddy Corbuzier


Melatih Anak agar Berpikir Cerdas


Ijazah Dzikir Yang Menyamai 72.000 Kali Bacaan Tahlil


Jangan terlalu mudah menilai seseorang (Belajar dari Kisah Syaikh Buthi dan Syaikh Musthafa As-siba'i)


Keutamaan Sholawat


Jangan Menjadi Pendendam, Maafkan Orang Yang Meminta Maaf Padamu


Etika-etika dalam berbicara yang harus diperhatikan


Membedah Kitab terbaru Kiai Imad - Ust. Ismael Al Kholilie


Tingkatan Dunia


Niat Nikah dan Anjuran menikah dan berketurunan


Sejarah uang kertas ternyata cukup panjang

Subscribe Channel YouTube Resmi Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Barabai - Balangan

Follow Instagram :

@232nmtv @alwafa_id @habibomarcom @majelis_almuwasholah @ismaelalkholilie @ibrahim.alkhalilie

Postingan Berikutnya Postingan Sebelumnya
Tidak ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url
Lihat koleksi produk kami di Shopee.
Lihat Produk