Peringatan kepada para suami agar tidak menyia-nyiakan hak-hak istri karena ponsel

Nasihat untuk para lelaki secara umum yang diuji Allah dengan fitnah ponsel, hingga ponsel selalu menempel di tangan mereka,
dan mereka menyia-nyiakan hak istri serta anak-anak karena terlalu sibuk mengikuti berbagai hal di dunia internet.
Sering kali seorang istri hanya mengharapkan sepatah kata atau sebuah senyuman dari suaminya,
bahkan terkadang berharap terjadi sedikit pertengkaran,
yang penting suaminya meletakkan ponsel dari tangannya.
Banyak suami yang tidur dengan ponsel di tangannya dan bangun pun dengan ponsel di tangannya,
lalu sangat lalai terhadap hak istri dan anak-anaknya.
Demi Allah, ini adalah perbuatan yang haram, haram, haram.
Bagaimana lagi jika kelalaian itu disertai dengan mengikuti hal-hal yang diharamkan,
seperti pornografi, serial-serial hiburan yang melalaikan, dan berbagai hal yang tidak bermanfaat bagi akhirat ?
Maka itu adalah dosa di atas dosa akibat kelalaian tersebut.
Maka berhati-hatilah wahai para suami, dan segera perbaiki diri. Betapa banyak rumah tangga yang hancur, dan hal ini menjadi salah satu penyebabnya.
Wahai suami, apakah engkau rela jika saudara perempuanmu atau putrimu hidup bersama suaminya sebagaimana istrimu hidup bersamamu?
Engkau berada di satu dunia, sedangkan istrimu berada di dunia yang lain. Tentu engkau tidak akan rela jika itu terjadi pada saudara perempuan atau putrimu.
Karena itu, sebagaimana engkau tidak rela untuk mereka, maka evaluasilah dirimu mulai sekarang.
Tetapkan waktu-waktumu dengan baik:
Ada waktu untuk ponsel.
Ada waktu untuk istri.
Ada waktu untuk anak-anak.
Jangan jadikan seluruh waktumu untuk ponsel.
Engkau akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah. Demi Allah, engkau akan sangat menyesal jika tidak segera memperbaiki diri.
Fitnah ini telah menyebar luas.
Bahkan orang-orang yang dianggap baik dan saleh pun banyak yang lalai dalam hal ini.
Di majelis-majelis para wanita, masing-masing mengeluhkan masalah yang sama kepada yang lain.
Saya menganggap hal ini sebagai salah satu penyebab kerusakan rumah tangga, dan biasanya hal ini terjadi dari pihak suami.
Maka ini adalah nasihat dan peringatan, semoga siapa pun yang membacanya mau mengoreksi dirinya dan menyadari bahwa dirinya berada dalam bahaya besar.
Banyak istri yang mengeluh dan menangis sepanjang malam.
Sebagian besar dari mereka hanya mampu bertahan karena anak-anak mereka, atau karena takut terhadap stigma perceraian.
Jika tidak, mereka sebenarnya hidup dalam dunia yang berbeda, sementara suami mereka tenggelam dalam dunia internet dan ponsel.
Ya Allah, sungguh aku telah menyampaikan. Ya Allah, maka saksikanlah.
Ditulis oleh: ✍🏻 Nūruddīn al-Qāsimī . Ikuti Channel WhatApp : Minhatu Ath-Thalib
Baca juga :
WAHABI TERLALU MUDAH MENYESATKAN, TAPI LUPA BERCERMIN
Catatan Pengajian Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Balangan Malam Rabu, 14 April 2026
Sebelum Tesis Kiai Imad menyerang - Ust. Ismael Al Kholilie
Ketika Orang Afrika masuk Islam hanya karena memandang Habib Umar
Jangan Menjadi Pendendam, Maafkan Orang Yang Meminta Maaf Padamu
Ijazah Dzikir Yang Menyamai 72.000 Kali Bacaan Tahlil
Tiga Hal Mengerikan yang Telah Dilewati oleh Orang yang Wafat
6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL KEBAIKAN
Kumpulan Kalam Habib Umar bin Hafidz
Pesan Habib Umar bin Hafidz di Haul Solo - Podcast Deddy Corbuzier
Melatih Anak agar Berpikir Cerdas
Ijazah Dzikir Yang Menyamai 72.000 Kali Bacaan Tahlil
Jangan Menjadi Pendendam, Maafkan Orang Yang Meminta Maaf Padamu
Etika-etika dalam berbicara yang harus diperhatikan
Membedah Kitab terbaru Kiai Imad - Ust. Ismael Al Kholilie
Niat Nikah dan Anjuran menikah dan berketurunan
Sejarah uang kertas ternyata cukup panjang
Subscribe Channel YouTube Resmi Majelis Ta'lim Nurul Muhibbin Barabai - Balangan
Follow Instagram :
@232nmtv @alwafa_id @habibomarcom @majelis_almuwasholah @ismaelalkholilie @ibrahim.alkhalilie